Hosting Unlimited Indonesia
hosting indonesia
Lazada Indonesia
Facebook

Pemanfaatan Internet Kalbar Tertinggi Kedua di Indonesia

Pemanfaatan Internet Kalbar Tertinggi Kedua di Indonesia

  • Pemanfaatan Internet Kalbar Tertinggi Kedua di Indonesia Pemanfaatan Internet Kalbar Tertinggi Kedua di Indonesia

KBRN, Pontianak : Hasil Survei badan Pusat Statistik-BPS bersama Assosiasi  Penyelenggara Internet Indonesia-APJII mencatat  pengguna internet di Kalimantan Barat  2017  yang hanya 18 persen terendah di Pulau Kalimantan yang rata-rata sudah di atas 20 persen.  Namun penggunaan internet sektor bisnis di Kalimantan Barat  terbesar kedua di Indonesia setelah Sulawesi Utara.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas  Komunikasi dan Informatika Propinsi Kalimantan Barat Antoni Sebastian Runtu seusai membuka Sosialisasi Kalbar Go Digital Menuju Propinsi dan Masyarakat Digital di Pontianak, Kamis (07/12/2017).

Menurut Antoni  fakta ini meskipun menunjukkan belum familiernya terhadap pemanfaat teknologi digital dan seluler, namun Kalbar dapat terangkat dari sisi pemaanfaatannya.

“Tapi untuk kualitas, maksudnya pengguna  kita termasuk yang terbaik juga, yakni pemanfaatnya kita yang terbaik. Kita menginginkan kuantitas  ini juga menjadi naik  posisinya, karena bagaimanapun nati kita dihadapkan pilihan, kita tidak lagi  yang sifatnya seperti penggunaan uang yang sudah menggunakan kartu, sehingga nanti semuanya menggunakan teknologi,” jelasnya.

Oleh karenanya, Kadis Kominfo Propinsi Kalbar ini terus berupaya agar kuantitas pengguna Interenet di Kalbar dapat naik, karena memang sekarang  mau tidak mau harus berhadapan dengan program Smart Province dan Smart City serta Smart Nasional.

“Smart City itu berada di kota atau kabupaten, nah bagaimana kita membangun itu kemudian apa bedanya antara Samrt Province dengan Smart Province yang mana Smart Province itu mensinergikan  Smart City  yang memudahkan  semua aspek, pelayanan pakai itu juga lebih mudah,” ujarnya.

Antoni mencontohkan di Surabaya masyarakat yang ingin pergi ke rumah sakit untuk berobat sekarang tidak perlu antre karena sudah menggunakan sistem aplikasi, termasuk surat-surat yang akan ditandatangani oleh Walikota Surabaya. Kadis Kominfo Kalbar mencoba untuk menggiring  untuk menjadi Samart Province  bersama Smart City guna membangun masyarakat yang berpengetahuan dalam memudahkan pelayanan.

Langkah ini kami dilakukan Dinas Kominfo Kalbar yang terus bekerja keras menyebarluaskan informasi mengenai Kalbar Go Digital sebagai Inovasi dan Strategi pembangunan kalbar berbasis IT menuju Smart Province dan masyarakat Digital”, pungkasnya. (Hmt/HF)

sumber RRI


Leave a Reply