Hosting Unlimited Indonesia
hosting indonesia
Lazada Indonesia
Facebook

Cara Menggunakan Camtasia

Apakah Anda ingin merekam layar untuk memberikan presentasi atau menunjukkan produk? Camtasia adalah salah satu pilihan yang tepat untuk menangkap layar dan memberikan banyak fitur pengeditan pada video akhir. Anda nantinya dapat mengunggah video ke berbagai layanan pengaliran atau mendistribusikannya sendiri. Lihat Langkah 1 di bawah ini untuk memulai.

1. Instalasi Camtasia

Unduhlah program Camtasia. Camtasia tersedia gratis selama 30 hari. Setelah masa evaluasi berakhir, Anda harus membeli untuk terus menggunakan Camtasia. Camtasia dapat diunduh dari situs web TechSmith.

 

Jalankan program instalasi. Selama instalasi, Anda harus membaca dan menerima Perjanjian Lisensi. Anda juga akan diminta untuk memasukkan kunci lisensi atau memasang program sebagai versi percobaan. Jika Anda memiliki kunci, ketikkan atau salin kunci tersebut ke isian yang ada lalu masukkan nama Anda.

  • Ketika Anda membeli Camtasia, kunci lisensi akan dikirimkan kepada Anda. Pastikan untuk memeriksa folder Spam jika Anda tidak menemukan surel yang terkait.
  • Camtasia akan melakukan validasi lisensi selama proses instalasi, jadi pastikan komputer Anda terhubung ke internet.

Pilih tambahan instalasi yang Anda inginkan. Setelah memasukkan kunci, Anda akan diminta untuk memilih fitur Camtasia yang dipasang. Kebanyakan pengguna dapat membiarkannya untuk pengaturan baku. Anda juga akan ditanya apakah Anda ingin memasang PowerPoint Add-in, yang berguna untuk memasukkan rekaman Camtasia ke dalam presentasi PowerPoint.

2. Bersiaplah untuk Merekam

Bersihkan desktop Anda. Jika Anda merekam program dengan ukuran layar penuh, Anda mungkin tidak perlu khawatir tentang hal ini. Namun jika Anda memberikan tutorial yang melibatkan beberapa jendela, Anda harus memastikan bahwa desktop Anda tidak mengganggu.[1]

  • Pindahkan semua ikon dari desktop Anda. Letakkan ke dalam folder tersendiri atau pindahkan ke monitor kedua. Anda dapat memindahkannya kembali ketika Anda selesai merekam.
  • Tutup semua jendela yang tidak terkait. Pastikan program obrolan, surel, peramban, dan hal lain yang tidak terkait ditutup dan tidak menarik perhatian.
  • Ganti gambar latar Anda menjadi gambar yang tidak menarik perhatian. Jika Anda memiliki gambar latar warna-warni, ramai, atau gambar keluarga, aturlah ke sesuatu yang netral.

Tuliskan naskah atau garis besar. Tuliskan garis dasar presentasi, dengan catatan waktu beralih jendela dan kiat-kiat penting untuk diingat. Ini akan membantu memastikan bahwa Anda memiliki semua informasi, dan membantu Anda untuk menghindari kata-kata “ammmm” dan “aaaah”.

  • Selama proses penulisan naskah, latihlah presentasi untuk memastikan presentasi disajikan dengan baik.
  • Sebagian orang mungkin tidak memerlukan skrip. Kenali proses yang ada dan lakukan apa yang terbaik untuk gaya penyajian Anda.

Colokkan mikrofon yang berfungsi. Pemirsa akan mendapatkan hasil maksimal dari presentasi Camtasia jika dinarasikan. Untuk merekam audio yang dengan kualitas terbaik, Anda memerlukan mikrofon layak yang terhubung ke komputer melalui USB.

  • Perhatikan lingkungan akustik tempat Anda merekam. Ruangan berukuran besar dengan dinding besar yang kosong akan membuat suara bergema. Kebisingan latar belakang akan mengalihkan perhatian pemirsa.[2]
  • Anda juga dapat menggunakan kamera web untuk menyorot wajah Anda selama presentasi.

3. Merekam Presentasi Pertama

Buka Camtasia. Ketika pertama kali memulai Camtasia, Anda akan dibawa ke jendela Editor. Di sinilah semua fitur program Camtasia dapat ditemukan. Anda akan menggunakan Editor untuk mulai merekam dan kemudian membersihkannya setelah selesai.

Klik tombol “Record the screen”. Tombol ini terletak di sudut kiri atas jendela Camtasia. Mengeklik tombol akan otomatis meminimalkan jendela Camtasia Editor dan membuka panel kontrol untuk merekam layar.

Pilihlah area perekaman. Jika Anda akan beralih antara beberapa jendela, Anda akan merasa lebih mudah untuk merekam seluruh layar. Rekaman Full Screen diaktifkan secara baku.

  • Anda dapat membuat area perekaman yang memiliki ukuran, dengan cara mengeklik tombol Custom.
  • Sebuah garis putus-putus akan muncul di sekitar area yang akan disimpan

Pilih masukan audio dan video. Jika Anda ingin menggunakan kamera web, aktifkan dengan mengeklik tombol Webcam. Jika Anda memiliki beberapa mikrofon yang terhubung ke komputer, klik panah bawah di samping tombol “Audio” untuk memilih salah satu mikrofon yang akan digunakan.

  • Gunakan menu Audio untuk beralih atau menonaktifkan sistem suara. Jika Anda memilih status On, sistem sinyal dan bunyi bip akan terekam di presentasi Anda

Ujilah masukan audio. Jika Anda menggunakan mikrofon, ujilah sebelum merekam untuk melihat level yang muncul di bawah panel geser volume. Sesuaikan panel geser volume sampai masukan berada di sekitar pertengahan panel geser.

Bukalah jendela yang dibutuhkan. Sebelum mulai merekam, buka semua jendela yang harus Anda buka selama presentasi. Ini akan mencegah Anda dari meraba-raba jendela yang Anda butuhkan.

Mulailah merekam. Ambil napas dalam-dalam, dan tekan tombol REC atau tombol pintas F9. Sebuah hitung mundur akan muncul di layar. Setelah menghilang, semua yang Anda lakukan di layar dan semua yang Anda katakan akan direkam.

  • Bicaralah secara perlahan dan jelas, dan jangan terburu-buru dalam melakukan langkah per langkah.

Akhiri rekaman. Setelah selesai dengan presentasi, tekan F10 untuk menghentikan perekaman. Anda juga dapat menghentikannya dari bilah tugas, namun tindakan ini akan direkam dan harus diedit.

  • Setelah selesai merekam, pratinjau presentasi yang direkam akan muncul. Saksikan pratinjau tersebut untuk memastikan semuanya terlihat bagus, kemudian tekan tombol “Save and Edit”.
  • Berikan nama yang mudah diingat untuk proyek Anda. Anda dapat membuat folder baru jika Anda ingin membagi proyek ini menjadi beberapa berkas

4. Mengedit Presentasi

Buka proyek tersebut di Editor Camtasia. Jika Anda baru saja selesai merekam dan menonton pratinjau, proyek secara otomatis akan dibuka di Editor. Di sinilah Anda akan membuat perubahan, memotong bagian yang tidak diperlukan dan menambahkan transisi

Pilihlah dimensi video. Sebelum Anda dapat mengedit, Anda akan ditanyakan dimensi untuk video hasil akhirnya. Anda dapat memilih berbagai prasetel dari menu tarik-turun. Prasetel ini memiliki tulisan tujuan penggunaannya masing-masing.

  • Gunakan salah satu dimensi otomatis. Dimensi ini didasarkan dari dimensi rekaman awal, dan ukurannya diubah untuk menjaga proporsi. Memilih salah satu dari ini akan membantu mencegah gambar terlihat tidak bagus.
  • Anda dapat mengubah dimensi editing setiap saat dengan mengeklik tombol Dimensions di bagian atas jendela pratinjau.

Buanglah audio dan video yang tidak diinginkan. Selalu ada beberapa kesalahan di dalam presentasi. Untungnya, Anda dapat menghapus kesalahan tersebut dengan cepat, hanya dengan beberapa klik. Catatan: Jika audio dan video berada pada trek terpisah pada lini waktu, menghapus bagian yang satu tidak akan menghapus bagian yang lain.

  • Gunakan alat navigasi lini waktu untuk menemukan titik potong yang tepat. Klik kaca pembesar untuk memperbesar lini waktu, untuk kontrol yang lebih tepat.
  • Klik dan tarik tab merah di bagian atas alat navigasi Timeline. Tarik tab merah ke ujung bagian yang ingin dipotong.
  • Tekan Space untuk memutar hanya bagian yang dipilih.
  • Klik tombol Cut (ikon gunting) di atas Timeline untuk menghapus seleksi.

Periksa apakah SmartFocus sudah diterapkan dengan benar. Jika Anda memperkecil dimensi video, Camtasia akan menerapkan efek SmartFocus untuk memperbesar dan menggeser presentasi agar okus pada elemen aktif, dan menempatkan fokus pada kursor dan jendela aktif.

  • Anda dapat melihat di mana SmartFocus otomatis ditambahkan dengan mencari ikon di Timeline.
  • Klik dan tarik ikon SmartFocus untuk bergerak saat transisi terjadi.
  • Klik ikon SmartFocus lalu klik tombol Properties Visual untuk mengedit persis bagaimana transisi terjadi. Anda dapat membuat penggeser lebih lambat atau lebih cepat, memperbesar atau memperkecil zum, atau menghapus transisi SmartFocus seluruhnya.
  • Anda dapat menghapus semua animasi SmartFocus dengan mengeklik kanan pada salah satu ikon dan memilih “Delete all visual animations on media”.

Tambahkan seranta pada presentasi. Seranta adalah alat bantu visual yang membantu menarik perhatian pengunjung pada aspek-aspek penting presentasi. Seranta dapat berupa teks atau simbol atau sorotan. Anda juga dapat menggunakan seranta untuk mengaburkan bagian layar.

  • Gunakan Timeline untuk menavigasi ke bagian presentasi yang ingin Anda tambahkan seranta.
  • Klik tombol Callout di atas Timeline.
  • Buatlah seranta. Anda dapat menggunakan berbagai bentuk pradesain, mengetik teks sendiri, atau memilih seranta animasi.
  • Klik tombol “+Add callout” untuk menambahkannya ke presentasi.
  • Pindahkan seranta ke sekitar presentasi dengan menariknya di sekitar jendela pratinjau. Anda dapat menyesuaikan panjang seranta dari Timeline.

5. Menerbitkan dan Berbagi Presentasi

Klik tombol “Produce and share”. Setelah video diedit dan siap untuk dilihat, saatnya untuk mengekspor dan membaginya. Klik tombol “Produce and share” untuk memulai.

Pilih tujuan berbagi. Anda dapat berbagi langsung ke layanan yang telah ditentukan, seperti Screencast.com dan YouTube. Anda juga dapat membuat berkas video untuk membaginya sendiri atau mengunggahnya ke layanan lain.

  • Ketika membuat berkas video, pilih opsi “MP4 Only”. Ini akan membuat video tersebut dapat diputar pada hampir perangkat apa pun

Masuklah ke layanan berbagi Anda. Jika Anda mengunggah ke YouTube atau Screencast, Anda akan dimintai informasi masuk sehingga Camtasia dapat terhubung ke layanan tersebut dan mengunggah video dengan akun Anda.

Gunakan setelan produksi khusus. Jika Anda harus membuat video dalam format selain yang telah disediakan, klik pilihan “Custom production settings” ketika menyelesaikan video. Anda dapat memilih berbagai format yang ada, termasuk WMV, MOV, AVI, dan bahkan GIF.

  • MP4 adalah format yang paling universal untuk perangkat dan web pengaliran.
  • Hati-hati ketika memilih resolusi produk akhir Anda. Meningkatkan resolusi akan menghasilkan penurunan kualitas. Sebagai contoh, jika Anda merekam dalam resolusi 800×450, hindari penerbitan dalam resolusi 1920×1080.[3]
  • Seimbangkan antara ukuran dan kualitas. Ketika mengatur pilihan video, Anda akan melihat panel geser “Smaller file” di sebelah kiri dan “Higher quality” di sebelah kanan. Memindahkan panel geser akan berpengaruh terhadap kualitas akhir video. Jagalah ukuran berkas jika Anda akan mendistribusikan video ke banyak orang.
  • Putuskan antara video saja atau mengemasnya dengan program pemutar. Camtasia dapat menghasilkan video yang dibuka dengan bilah pengontrol Camtasia. Meskipun Anda tidak dapat mengunggahnya ke layanan video pengaliran, Anda dapat menggunakannya di situs Anda sendiri atau mendistribusikannya melalui cara lain.

Berlatihlah sebanyak mungkin. Jalankan presentasi beberapa kali sebelum Anda mulai merekam. Berlatihlah mengucapkan kata-kata sulit atau menampilkan transisi jendela yang rumit. Pastikan bahwa semua yang Anda butuhkan akan dimuat. Perbaiki naskah untuk memotong atau memadatkan informasi yang tidak perlu. Semua ini nantinya akan menghemat banyak waktu dalam Editor.[

Gerakkan tetikus perlahan-lahan dan disengaja. Saat merekam layar Anda, gerakkan tetikus dengan mantap dan perlahan-lahan untuk masing-masing tugas. Gerakkan dalam garis lurus tanpa menyentakkan kursor di sekitar. Bergeraklah cukup lambat sehingga pemirsa dapat melihat ke mana Anda pindah ke dan di mana Anda mengeklik.

  • Jangan menggunakan tetikus untuk menekankan hal-hal di layar! Ini akan sangat mengganggu bagi yang melihatnya. Sebaliknya, gunakan fitur Callouts di Camtasia untuk menambahkan efek yang menarik perhatian pemirsa pada apa yang ingin Anda sorot.
  • Jangan menghalangi apa yang ingin Anda rekam dengan kursor. Gunakan tetikus untuk bernavigasi dan membuka apa yang Anda butuhkan, lalu pindahkan dari proses sehingga tidak menghalangi penonton dalam melihat apa yang Anda lakukan.

Jangan terburu-buru. Perlambat presentasi Anda setiap orang dapat mengikutinya. Biasanya Anda terburu-buru melakukan presentasi karena Anda sudah terbiasa dengan materi yang Anda tunjukkan. Namun, pemirsa Anda belum terbiasa, sehingga presentasi Anda harus memastikan bahwa mereka memiliki waktu untuk mengambil segala hal yang penting tanpa harus berhenti dan mundur sepanjang waktu.

Rekam dalam potongan-potongan kecil. Ketika membuat presentasi, Anda sebaiknya memecahnya menjadi beberapa potongan yang lebih kecil. Sebagai contoh, jika Anda membuat presentasi berdurasi 30 menit, Anda bisa memisahkannya menjadi enam video berdurasi 5 menit. Hal ini tidak hanya memudahkan penonton (jika Anda akan membagi video), namun Anda juga akan lebih mudah untuk mengedit dan menemukan frame yang tepat. Nantinya Anda dengan mudah dapat menyambungkan klip-klip tersebut